Pewarta: Autiya Nila Agustina
BLORA – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diwarnai duka mendalam. Kebakaran hebat yang melanda sumur minyak ilegal di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Minggu (17/8/2025), menelan dua korban jiwa dan memaksa puluhan keluarga mengungsi.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, korban meninggal pertama bernama Tanek (60), warga setempat. Satu korban lain yang sebelumnya dirawat akhirnya dinyatakan meninggal dunia, sehingga jumlah korban jiwa bertambah menjadi dua orang.
“Enam orang warga lainnya, termasuk satu balita, masih menjalani perawatan medis akibat luka bakar dengan kondisi bervariasi,” jelas Agung Tri, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Senin dini hari.
Selain korban jiwa, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah warga dan pemindahan ternak. Satu rumah dilaporkan rusak berat, sementara tiga rumah lain mengalami kerusakan sedang. Sekitar 50 kepala keluarga (KK) harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat saudara terdekat.
“Tidak hanya warga, enam ekor sapi dan tiga ekor kambing turut diungsikan untuk menghindari kobaran api,” tambah Agung Tri.
Api yang ditimbulkan dari sumur minyak ilegal tersebut dilaporkan sulit dikendalikan. Pihak berwenang masih mendalami penyebab kebakaran sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
