Pewarta: Autiya Nila Agustina
PATI - Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yahyawiyah yang terletak di Desa Talun, Kayen, Pati, Jumat (22/8) kembali menjadi pusat kajian ilmiah dengan menggelar forum diskusi bertajuk “Ragam Pendekatan Studi Kitab di Era Kontemporer”. Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh pengasuh pesantren, Dr. Mukhammad Agus Zuhurul Fuqohak, yang sekaligus menjadi informan utama dalam pembahasan.
Dalam forum tersebut, Dr. Agus menekankan bahwa studi kitab kuning di pesantren tidak bisa hanya dipandang secara tekstual, tetapi juga perlu diperkuat dengan pendekatan Maqashid, kontekstual, Sosio - Antropologi qonuninyah, Filosofis hingga Gender. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut santri untuk mampu memadukan tradisi keilmuan klasik dengan metodologi kontemporer tanpa kehilangan ruh pesantren.
Kegiatan diskusi ini semakin menarik dengan adanya presentasi dari para Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Islam yaitu Ahmad Naufal Al Aziz, Dwi Qurotun Nada, Sriyanto, dan A. Rima Mustajab. Mereka menyampaikan perspektif berbeda mengenai penerapan pendekatan dalam studi kitab, mulai dari pendekatan linguistik hingga kajian kontekstual.
Turut hadir santri-santri Putra Putri Miftahul Ulum Yahyawiyah, Talun, Kayen, Pati, seperti Fakhrur Rifki dan King Aziz yang ikut memberi tanggapan dan refleksi dari materi yang dipaparkan. Diskusi berjalan dinamis dengan semangat saling melengkapi dan memperkaya wawasan, sehingga menghasilkan atmosfer keilmuan khas pesantren yang hangat dan terbuka.
Dengan adanya forum ini, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Yahyawiyah menegaskan komitmennya untuk terus menggali teks klasik Islam melalui metode-metode relevan dengan tantangan zaman. Dr. Agus menutup forum dengan harapan agar santri tidak hanya menjadi pewaris tradisi keilmuan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa pesan Islam rahmatan lil ‘alamin.
